PROSES KEPERAWATAN PADA TELINGA
1. Pengkajian
Pengkajian struktur telinga luar meliputi pemeriksaan aurikel, kanal telinga luar dan membran timpani. Selama melakukan tindakan higienis, perawat lebih memperhatikan keberadaan akumulasi serumen atau drainase pada kanal telinga, inflamasi lokal, atau nyeri. Mengkaji ada tidaknya penggunaan alat bantu pendengaran
2. Diagnosa Keperawatan
a. Defisit perawatan diri mandi atau higienis yaitu berhubungan dengan keterbatasan fisik dan kerusakan pendengaran.
b. Risiko infeksi yang berhubungan dengan praktik higienis yang buruk.
c. Perubahan sensorik atau perseptual (pendengaran) yang berhubungan dengan obstruksi kanal telinga.
3. Perencanaan
a. Tujuan perawatan untuk klien meliputi sebagai berikut :
1) Telinga klien bebas dari infeksi.
2) Klien memiliki organ sensorik yang berfungsi normal.
3) Klien mampu melakukan perawatan telinga sehari-hari
b. Kriteria hasil:
1) Tidak adanya drainase, cairan nanah, lesi, nyeri, dan gatal.
2) Mampu mendengar dengan jelas.
3) Mampu melakukan perawatan telinga secara mandiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar